APHI melakukan pertemuan untuk menjalin kerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Jakarta, Kamis (04/10). Pertemuan antara Ketua Umum APHI, Indroyono Soesilo dengan Direktur Jenderal Riset dan Inovasi, Kementerian Ristekdikti, Djumain Ape membahas tiga topik yang akan dikerjasamakan, mulai Januari 2019, yaitu 1) Minyak Atsiri dan produk-produk nilai tambahnya, 2) Madu lebah dan produk-produk nilai tambahnya, seperti sabun, shampoo, pasta gigi, permen, tonic, obat kumur, dll. 3) Aren dan produk-produk hasil olahannya.
Selain itu, dalam pertemuan yang hangat itu juga dibahas mengenai terbitnya PP baru tentang pemberian insentif pajak 300% bagi perusahaan-perusahaan yang menerapkan R&D dalam pengembangan usaha. “Semua hal diatas akan dibahas dalam 3 FGD” kata Djumain.
Indroyono menambahkan bahwa kerjasama ini sangat penting dan strategis. “Kami mengharapkan anggota APHI dapat ikut bergabung dan berpartisipasi dalam kerjasama ini dalam rangka pengembangan bisnis baru kehutanan” pungkas Indroyono.