Pengusaha hutan anggota Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) telah melakukan upaya nyata dalam membantu dan mendukung upaya-upaya pemerintah melawan wabah Covid-19 yang sedang melanda negeri ini.

Bantuan berupa peralatan kesehatan untuk para tenaga medis yang berjuang di garda depan maupun peralatan penunjang untuk masyarakat dan juga makanan/suplemen (sembako) diberikan langsung oleh perusahaan/yayasan, namun ada juga yang dikoordinasi melalui lembaga seperti KADIN Indonesia dan juga melalui APHI.

Anggota APHI baik HPH, HTI dan RE di seluruh Indonesia telah berdonasi melalui APHI maupun Komisariat Daerah (Komda) APHI. Hasil donasi telah disalurkan dalam bentuk alat kesehatan, maupun sembako yang untuk sementara telah didistribusikan sebanyak 3.000 paket melalui KemenLHK maupun UPT KemenLHK di daerah.

APP/Sinar Mas Group

Grup usaha Sinar Mas yang memiliki konsesi hutan tanaman yang beroperasi di Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan telah berpartisipasi sejak awal berkembangnya Covid-19 di Indonesia dengan memberikan bantuan alat kesehatan berupa masker N95, surgical masker, dan disinfectant wipes.

“Sumbangan alat kesehatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami untuk membantu meringankan program penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Indonesia,” kata Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto dalam keterangan tertulis pada hari Jumat (27/03/2020) seperti diberitakan pada harian Kompas pada hari yang sama.

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia dan juga dunia. Bantuan ini terselenggara berkat kerja sama Sinar Mas dengan Indonesian Chamber of Commerce in China (Inacham). Inacham ini merupakan gabungan perusahaan China yang beroperasi di Indonesia.

Bantuan alat kesehatan ini diterima langsung oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Agung Kuswandono, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada hari Jumat (27/03/2020).

Gandi menyatakan bahwa pihaknya juga terus memantau perkembangan terkini terkait penyebaran Covid-19. Sinar Mas juga terus bekerja sama dengan Pemerintah Pusat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah dan instansi berwenang lainnya untuk mengantisipasi berkembangnya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa sumbangan ini di luar upaya penggalangan sumbangan yang telah dilakukan Sinar Mas sebelumnya bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan sejumlah pengusaha swasta lainnya.

Sinar Mas Grup melalui PT. Indah Kiat Pulp and Paper juga telah menyerahkan bantuan kepada Pemkab Tangerang pada hari Senin (13/04). Bantuan berupa alat pelindung diri (APD) baju hazmat 100, 250 liter disinfektan, 30 botol handsanitizer ukuran 500 ml.

Melalui KADIN Indonesia

Selain itu, pengusaha hutan melalui Sinar Mas Grup, dan juga Djarum Grup juga tergabung dengan kelompok para pengusaha lainnya di bawah komando Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia telah menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada pemerintah seharga 500 miliar rupiah. Alat kesehatan ini untuk menangani pandemi virus Corona Covid-19.

Bantuan alat kesehatan setidaknya mencapai 80 ton, berupa peralatan uji cepat (rapid test kit), alat perlindungan diri (APD) atau personal protective equipment, alat bantu pernapasan (ventilator), serta masker diserahkan secara simbolik yang diterima Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, Selasa (24/3/2020).

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani berharap lebih banyak lagi sektor privat yang turut bergabung dalam donasi yang berlangsung secara bertahap. “Kami berharap, donasi berbagai perusahaan mampu menggalang pendanaan hingga sebesar 500 miliar rupiah, akan sangat baik jika mencapai lebih dari itu,” ujar Rosan seperti yang di kutip Bisnis Indonesia pada hari yang sama.

Bantuan melalui KADIN ini juga telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, RSPAD Gatot Subroto, RSPI Sulianti Saroso dan RSUP Persahabatan. Bantuan tersebut dalam bentuk berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit) sebanyak 1 juta buah, 20 ribu baju isolasi (coverall safety), 4 unit alat bantu pernapasan (ventilator), berikut 1 juta masker. Penyaluran bantuan berlangsung di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan dan BNPB.

RAPP/RGE Group

Perusahaan HTI dari APRIL/RGE grup melalui Tanoto Foundation juga telah berpartisipasi dalam mendukung penanganan virus corona dengan menyumbang alat pelindung diri, khususnya bagi tenaga kesehatan yang diserahkan langsung ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta. Penyerahan bantuan dilakukan beberapa tahap, yang pertama pada Selasa (7/4/2020).

CEO Global Tanoto Foundation Satrijo Tanudjojo mengatakan pihaknya terpanggil untuk turun tangan membantu para dokter dan tenagan kesehatan yang berisiko terpapar langsung Covid-19. “Di mata kami, kerelaan dan keberaniaan mereka adalah wujud nyata tindakan kepahlawanan sesungguhnya pada masa-masa sulit ini. Kami yakin bahwa kita bisa menghadapi ini semua. Doa kami untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Satrijo, dalam keterangan resmi, Selasa (7/4/2020) yang ditulis di Bisnis Indonesia pada hari yang sama.

Adapun donasi dari Tanoto Foundation berupa APD yang dibutuhkan para tenaga kesehatan, seperti dokter dan perawat, untuk menangani dan merawat pasien Covid-19. Bantuan APD meliputi 1 juta masker, 1 juta sarung tangan, 3.000 kacamata dan 100.000 baju pelindung ICU dan non-ICU. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Ini merupakan sumbangan berharga bagi Gugus Tugas, khususnya para tenaga kesehatan. “Kami menyadari bahwa tenaga medis yang bekerja menanggulangi penyebaran COVID-19 sangat membutuhkan alat-lat pelindung diri yang memadai sehingga mereka dapat bekerja secara maksimal,” kata Doni.

Dalam menyediakan dukungan ini, Tanoto Foundation, organisasi filantropi yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto, bekerja sama dengan RGE Indonesia, kelompok perusahaan manufaktur global berbasis sumber daya alam.

Pada kesempatan berikutnya, Tanoto Foundation kembali mendatangkan alat pelindung diri (APD) untuk membantu pemerintah mengatasi wabah Covid-19. APD tersebut didatangkan Tanoto Foundation dari Shanghai, Tiongkok dengan menggunakan pesawat Boeing 777-300ER yang dicarter dari Garuda Indonesia.

Pesawat tersebut mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (13/4/2020) dengan membawa lebih dari 30 ton APD yang terdiri dari masker, baju pelindung ICU dan non-ICU, serta kacamata.

Bantuan yang baru tiba tersebut merupakan bagian dari komitmen Tanoto Foundation dalam mendukung tenaga medis Indonesia memerangi Covid-19, dalam bentuk 1 juta masker, 1 juta sarung tangan, 3.000 kacamata dan 100.000 baju pelindung ICU dan non-ICU.

Sebelumnya gelombang pertama dan kedua yang diangkut pesawat carter khusus tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pada Kamis (2/4/2020) dan Jumat (3/4/2020).

Dengan datangnya bantuan APD gelobang ketiga tersebut, komitmen Tanoto Foundation kepada BNPB untuk mendatangkan APD telah terpenuhi hampir seluruhnya. Sementara itu masker yang belum terangkut akan dikirim melalui jasa pengiriman udara.

Barito Pacific Group

Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi, Barito Pacific Group yang memiliki konsesi HPH dan HTI bersama anak usaha Chandra Asri, Star Energy dan Yayasan Bakti Barito, mendonasikan paket sembako untuk ribuan kepala keluarga di daerah Slipi, Jakarta Barat.

“Kami ingin berbagi bersama dengan para warga dan membantu mereka yang kehilangan pendapatan dan daya beli,” kata Wakil Presiden Direktur Barito Pacific Group Rudy Suparman dalam keterangan pers yang dikutip Media Indonesia, Jumat (24/4/2020).

Paket sembako itu diserahkan kepada para ketua RT dan RW sekitar. Jumlahnya mencapai 1.000 paket sembako yang dibagikan ke warga sekitar lokasi kantor Barito Pacific Group di Slipi. Mereka juga menyerahkan donasi ke perwakilan Polres Jakarta Barat serta Polsek Palmerah.

Sebelumnya, Founder Barito Pacific Group, Prajogo Pangestu bersama dengan anak usahanya telah menyalurkan bantuan senilai Rp 40 miliar berupa peralatan medis seperti baju pelindung diri, alat tes rapid covid-19, ventilator, dan lain sebagainya ke rumah sakit rujukan covid-19 milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan berbagai rumah sakit umum rujukan di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Korindo Group

Korindo Group juga secara simbolis telah menyerahkan bantuan sebanyak 120.000 lembar masker untuk masyarakat Papua, Kamis, (09/04/20).

Bantuan diserahkan Senior Vice Chairman Korindo Group, Robert Seung kepada perwakilan Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, dan Kabupaten Mappi yang berada di Jakarta. Nantinya bantuan masker itu akan didistribusikan ke 3 Kabupaten tersebut dengan rincian sebanyak 50.000 untuk Boven Digoel, dan 20.000 untuk Kabupaten Mappi.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Korindo Group ini merupakan tindak lanjut dari laporan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang sebelumnya menyebutkan Papua menjadi salah satu daerah yang mengalami kekurangan faskes (fasilitas kesehatan) dalam penanggulangan COVID-19. Bantuan tersebut dikirimkan secara bertahap mulai hari Kamis, (09/04/20) dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU yang diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

PT. Inhutani II

PT. Inhutani II berkontribusi di wilayah Kalimantan yang meliputi Kalsel, Kalbar, Kaltim dan Kaltara dalam membantu pemerintah memerangi wabah Covid-19 dan juga berkoordinasi dengan Komda APHI di daerah.

Satuan Tugas PT. Inhutani II juga terlibat aktif pada Posko Penanganan Covid-19 di daerah dengan memberikan bantuan logistik, serta melakukan pembagian paket sembako dan masker kepada masyarakat di ke empat wilayah tersebut.

ADR Group

ADR Group melalui PT. Agronusa Alam Sejahtera dan PT. Wana Kasita memberikan sumbangan berupa madu ternak hasil binaan perusahaan HTI tersebut.

Bantuan berupa madu sebanyak 300 botol kemasan 250 ml tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada hari Kamis (09/04/20). Madu tersebut akan dibagikan kepada para medis penanganan Covid 19 untuk tambahan nutrisi antisipasi wabah pandemik COVID-19.

PT. Sarpatim

Dalam rangka penanganan Covid 19, HPH PT. Sarmiento Parakantja Timber (Sarpatim) memberikan bantuan masker sebanyak 500 pcs yang diserahkan kepada posko gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Kotim, Kalimantan Tengah.

Selain itu, PT. Sarpatim juga memberikan bantuan berupa alat penyemprot dan bahan untuk membuat desinfektan kepada Camat Seruyan Hulu dan Camat Seruyan Tengah.

PT. ITCI Kayan Hutani

Mengantisipasi penyebaran wabah Corona, PT. ITCI Kayan Hutani aktif memberikan sosialisasi penyuluhan terkait pencegahan dan penanggulangan corona virus diseases (Covid 19) yang dihadiri oleh para pihak termasuk muspika setempat. Perusahan juga melakukan penyemprotan disinfektan di kantor dan menyediakan hand sanitizer, sabun cuci tangan serta membagian masker kain kepada karyawan.

Selain itu juga PT. IKANI memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar hutan di kecamatan Peso, Peso Hilir dan Tanjung Palas Barat di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur pada hari Kamis (16/04/20) berupa alat semprot beserta cairan disinfektan, hand sanitizer dan masker.

PT. Muara Sungai Landak & PD. Panca Karya

IUPHHK-HT PT. Muara Sungai Landak di Kalimantan Barat dan IUPHHK-HA (HPH) PD. Panca Karya di Provinsi Maluku telah bergerak memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat desa sekitar hutan masing-masing sebanyak 750 paket untuk membantu meringankan beban masyarakat selama pemberlakuan social distancing.

Semoga apa yang sudah disumbangkan dapat bermanfaat untuk menunjang peralatan medis dan alat pelindung diri serta meringankan beban masyarakat untuk negeri tercinta bisa bangkit kembali dari wabah Covid-19. Dan, semoga wabah ini lekas berlalu (*)