Kementerian PPN/Bappenas bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyelenggarakan konsultasi publik dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 khususnya terkait dengan Proyek Prioritas Nasional bidang Konservasi Keanekaragaman Hayati. Konsultasi publik diselenggarakan pada hari Selasa (19/11) di Hotel Century Park, Jakarta Pusat.

Konsultasi publik ini membahas kerja sama dan koordinasi berbagai pihak telah menghasilkan dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Harimau Sumatera 2O2O – 2029. Visi yang diemban dalam SRAK Harimau Sumatera 2020 – 2029 menitikberatkan pada pelestarian harimau sumatera sebagai bagian dari pembangunan di lndonesia.

Bidang konservasi keanekaragaman hayati merupakan salah satu bagian dari program prioritas nasional yaitu membangun Lingkungan Hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim. Diperlukan peran para pihak untuk mencapai target proyek nasional tersebut, termasuk sektor swasta.

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menyampaikan perlu upaya aktif penggiat konservasi untuk melakukan pendampingan kepada sektor swasta dalam strategi konservasi Harimau Sumatera ini. Selain itu juga perlu ada dorongan hibah pendanaan dari luar negeri untuk kawasan di luar konservasi, termasuk di areal Konsesi (*)