Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH), Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyelenggarakan FGD Operasionalisasi Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO ) & Sosialisasi Xylarium Bogoriense di Jakarta , pada hari Rabu (19/12).

Seperti diketahui, Pusat Litbang Hasil Hutan (P3HH) yang bersinergi dengan Pusat Penelitian Informatikan (P2I) LIPI telah berhasil menemukan alat identifikasi kayu otomatis (AIKO) yang dapat mengidentifikasi kayu dalam hitungan detik.

AIKO ini telah diluncurkan pada tanggal 28 September 2018 oleh Presiden RI Joko Widodo, yang secara akurat dapat mengidentifikasi kayu melalui aplikasi android dengan database jenis kayu perdagangan di Indonesia yang jumlahnya tidak kurang dari 186 jenis kayu.

Operasionalisasi AIKO memerlukan dukungan pendanaan dan penyesuaian regulasi. Untuk itu FGD ini dilaksanakan dalam rangka menjaring masukan dan merumuskan sistem pembayaran yang tepat dan dukungan sistem regulasi yang sesuai. APHI sebagai salah satu stakeholders yang diundang bersama para anggota IUPHHK maupun IUIPHHK berpartisipasi aktif memberikan masukan untuk mendukung operasionalisasi AIKO (*)