Dengan berbagai kemajuan ilmu dan teknologi, maka kapasitas pengetahuan dan keterampilan SDM Kehutanan atau yang dikenal dengan sebutan rimbawan saat ini perlu ditingkatkan. Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (DPP HA-E IPB), Bambang Supriyanto pada sambutan pembukaan pelatihan bidang Kehutanan (PHPL, VLK, SFM-FSC, COC-FSC, SMK3 & ISO 14001, RIL, SILIN, dan IHMB) untuk Peningkatan Manajemen Kehutanan pada hari Senin (07/10) di Kampus Fakultas Kehutanan IPB Darmaga, Bogor.

Pelatihan bidang Kehutanan ini diselenggarakan atas kerjasama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan (HA-E) IPB dan Fakultas Kehutanan IPB. Pelatihan ini diselenggarakan selama 5 (lima) hari, dari tanggal 07 sampai 11 Oktober 2019.

Bambang menjelaskan bahwa pelatihan bidang Kehutanan kali ini diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari 38 IUPHHK-HA, 2 IUPHHK-HT, 1 IUIPHH dan 2 Konsultan Bidang Kehutanan. Narasumber/Instruktur yang memberikan materi pada Pelatihan Bidang Kehutanan terdiri oleh profesional yang berasal dari lembaga sertifikasi PHPL dan VLK, trainer profesional, praktisi kehutanan, Kementerian LHK, serta staf pengajar Fakultas Kehutanan IPB. “Narasumbernya pakar semua di bidangnya, sehingga pelatihan ini lebih berbobot” ujar Bambang.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan bahwa kerjasama antara DPP HA-E IPB dengan APHI ini terjalin dengan baik dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehutanan Indonesia. “Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami pentingnya PHPL, VLK, SFM-FSC, CoC-FSC, SMK3 & ISO 14001, RIL, SILIN, dan IHMB, memahami persyaratan serta metoda penerapannya” imbuh Bambang.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Kehutanan IPB Rinekso Soekmadi menyatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan di lingkungan belajar yang baik dan suasana kampus yang sangat mendukung dapat memberikan suasana baru bagi peserta. “Sekaligus bernostalgia masa-masa kuliah dahulu bagi para peserta yang berasal dari IPB” ujar Rinekso.

Rinekso menuturkan bahwa dengan adanya upaya peningkatan kapasitas SDM kehutanan tentunya akan menjaga ke-eksistensian dunia pekerjaan di sektor kehutanan. “Kondisi ini juga akan berdampak baik bagi Fakultas Kehutanan di seluruh Indonesia agar tetap berdiri kokoh untuk melahirkan bibit-bibit SDM unggul untuk bekerja di bidang kehutanan” sebut Rinekso.

Mendukung pernyataan Dekan Fakultas Kehutanan IPB, Wakil Ketua bidang Sosial dan Lingkungan Dewan Pengurus APHI, Jhon Pieter Rajagukguk yang juga menjadi peserta dalam pelatihan tersebut menyatakan bahwa pelatihan Bidang Kehutanan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk merefresh dan memperluas kapasitas pemikiran tentang cara menerapkan sistem manajemen kehutanan yang terdiri dari PHPL, VLK, SFM-FSC, CoC-FSC, SMK3 & ISO 14001, RIL, SILIN dan IHMB. “Pelatihan ini juga dapat meningkatkan networking antar peserta dan narasumber” sebut Jhon Pieter.

Pelatihan Bidang Kehutanan yang dilaksanakan pada tanggal 07 sampai 11 Oktober 2019 merupakan pelatihan angkatan pertama. “Kami berharap pelatihan-pelatihan seperti ini dapat dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan pada angkatan berikutnya” pungkas Jhon Pieter. (*)