Kegiatan capacity building II Komite Advokasi Nasional (KAN) Antikorupsi Sektor Kehutanan diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta pada hari Rabu (10/10). Kegiatan yang diikuti oleh pelaku usaha sektor kehutanan ini merupakan kegiatan lanjutan dari capacity building I yang telah dilaksanakan pada bulan lalu.

Capacity building dilakukan dalam rangka membangun bisnis berintegritas dan menciptakan Good Corporate Governance (GCG) oleh para pengusaha hutan di Indonesia. Kegiatan diawali dengan sambutan Penasehat KPK Budi Santoso dan dilanjutkan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ilyas Asaad, sekaligus membuka acara tersebut.

Menurut Direktur Eksekutif APHI, Purwadi Soeprihanto kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam upaya membangun integritas sektor korporasi kehutanan. Purwadi menegaskan, upaya memberantas korupsi di sektor kehutanan harus dilakukan secara paralel antara pengembangan sistem dan pengembangan budaya anti korupsi. “Oleh karena itu, gerakan yang diinisiasi KPK bagi pembangunan dan peningkatan integritas di sektor swasta melalui program PROFIT (Profesional Berintegritas) perlu didukung penuh” ujar Purwadi.

Perubahan tata kelola hutan yang baik tentu tidak dapat di laksanakan sendiri oleh sektor usaha. Karenanya, APHI mengharapkan, anggota Komite Advokasi Nasional yang sifatnya multipihak, dapat bersinergi untuk bersama-sama menyusun rencana aksi dan langkah-langkah pencegahan korupsi. ▪